šŸ”“ Live Sports News
July 16, 2026
Login
Soccer

Reaktor uji Aalo-X 10-MWe memanfaatkan platform kontrol Rockwell untuk mempercepat penyebaran nuklir | beritakitanih

šŸ‘¤ sheikrinku šŸ“… July 16, 2026 ā± 3 min read šŸ‘ 0
Reaktor uji Aalo-X 10-MWe memanfaatkan platform kontrol Rockwell untuk mempercepat penyebaran nuklir
 | beritakitanih

Reaktor uji Aalo-X 10-MWe memanfaatkan platform kontrol Rockwell untuk mempercepat penyebaran nuklir

Industri kelas berat Rockwell Automation yang berbasis di Milwaukee telah dipilih sebagai penyedia platform kontrol untuk reaktor uji Aalo-X Aalo Atomics, sebuah langkah yang bertujuan untuk mempercepat pengembangan reaktor nuklir modular kecil yang dirancang untuk memasok listrik ke pusat data yang haus daya. Kemitraan ini mendukung pekerjaan Aalo di bawah Program Percontohan Reaktor Departemen Energi AS, yang dimaksudkan untuk mempercepat pengujian dan komersialisasi teknologi nuklir canggih. Pengumuman ini muncul tak lama setelah perusahaan rintisan (startup) energi bersih yang didukung Silicon Valley tersebut mengatakan bahwa reaktor percontohannya mencapai tahap kritis pertama, yaitu titik di mana reaktor nuklir dapat mempertahankan reaksi berantai yang terkendali. Perusahaan mengatakan telah mencapai pencapaian tersebut dua minggu lalu, lebih cepat dari targetnya pada 4 Juli 2026. Rockwell akan menyediakan platform kontrol ControlLogix dan teknologi otomasi industri terkait untuk membantu mengelola operasi reaktor, meningkatkan keandalan, dan mendukung pengembangan mulai dari tahap desain hingga operasi. Otomasi bertemu nuklir Perusahaan mengatakan platform kontrol dirancang untuk menawarkan otomatisasi yang terukur dan andal untuk Aalo-X, yang berfungsi sebagai reaktor uji untuk memvalidasi teknologi nuklir modular sebelum penerapan komersial. Sistem kendali canggih semakin menjadi bagian penting dari reaktor generasi mendatang, membantu operator memantau kondisi instalasi, mengotomatisasi proses, dan mempertahankan kinerja yang konsisten selama pengujian dan pengoperasian. Platform kontrol juga akan menyediakan arsitektur otomasi umum di seluruh sistem reaktor, memungkinkan para insinyur mengumpulkan data operasional, menyempurnakan kinerja sistem, dan memvalidasi perubahan desain selama pengujian. Umpan balik tersebut diharapkan dapat mendukung penerapan reaktor komersial di masa depan sekaligus mengurangi risiko pengembangan. ā€œKolaborasi ini menyoroti meningkatnya kebutuhan akan sistem kontrol industri yang telah terbukti guna memungkinkan teknologi energi baru dalam skala besar,ā€ kata Brian Holte, VP, Penjualan Industri Global di Rockwell Automation. ā€œDengan mendukung jalur Aalo menuju tahap kritis pertama, kami menunjukkan bagaimana platform yang fleksibel dan tangguh dapat mempercepat komersialisasi desain reaktor canggih.ā€ Aalo sedang membangun reaktor modular buatan pabrik yang pada akhirnya dapat menyediakan daya khusus untuk pusat data AI dan pengguna industri besar lainnya yang mencari listrik bebas karbon yang andal. Kemajuan program percontohan Program Percontohan Reaktor DOE dirancang untuk mempersingkat waktu untuk membawa konsep reaktor canggih dari pengembangan ke operasi dunia nyata melalui jalur pengujian dan peraturan yang disederhanakan. Menurut perusahaan tersebut, reaktor Aalo-X bertindak sebagai tempat pembuktian di mana para insinyur dapat memvalidasi kinerja sistem dan kesiapan operasional sebelum mengembangkan teknologi tersebut untuk penggunaan komersial. ā€œRockwell menghadirkan keahlian mendalam dalam sistem kontrol yang sangat penting untuk mencapai pencapaian program percepatan kami,ā€ kata Yasir Arafat, Presiden & CTO, Aalo Atomics. ā€œMemiliki mitra otomasi yang tepercaya adalah kunci untuk melaksanakan dengan aman dan efisien dan akan membantu kami membuka jalan menuju pembangkit listrik komersial.ā€ Bagi Rockwell Automation, proyek ini memperluas perannya dalam infrastruktur energi canggih di luar otomasi industri tradisional, sekaligus memberi Aalo akses terhadap teknologi kontrol yang sudah mapan seiring dengan upayanya untuk menerapkan reaktor modular komersial di tahun-tahun mendatang. Tidak seperti pembangkit listrik tenaga nuklir besar konvensional, reaktor modular kecil dirancang untuk diproduksi di pabrik dan dirakit di lokasi. Model ini diyakini oleh para pengembang dapat mengurangi biaya konstruksi dan mempersingkat waktu penerapan sekaligus memasok listrik yang dapat diandalkan dan 24 jam untuk aplikasi intensif energi seperti komputasi AI.


Diterbitkan : 2026-07-16 19:11:00

sumber : interestingengineering.com

Share This Article