Air sumur yang terkontaminasi membuat lebih dari 80 penduduk desa di Ratlam Madhya Pradesh sakit; 21 dirawat di rumah sakit, dipulangkan
Tim Departemen Kesehatan yang dipimpin oleh ahli epidemiologi Gaurav Boriwal mendirikan kamp medis di desa tersebut. Gambar digunakan untuk tujuan representasi saja. | Kredit Foto: The Hindu βLebih dari 80 orang jatuh sakit setelah mengonsumsi air yang terkontaminasi dari sebuah sumur di sebuah desa di distrik Ratlam Madhya Pradesh selama tiga hingga empat hari terakhir, menyebabkan 21 orang di antaranya dirawat di rumah sakit dan kemudian dipulangkan,β kata para pejabat pada Sabtu (18 Juli 2026).Departemen Kesehatan telah melakukan survei dari pintu ke pintu untuk mengidentifikasi kemungkinan pasien lain dan memberikan perawatan tepat waktu. Sebuah kamp medis telah diluncurkan, dan tindakan bantuan telah dilakukan.Kepala Petugas Medis dan Kesehatan Kiran Wadia mengatakan kepada PTI bahwa warga desa Azampur Dodiya di Piploda tehsil, yang berpenduduk sekitar 800 jiwa, telah melaporkan gejala muntah, diare, dan sakit perut selama tiga hingga empat hari terakhir. rumah sakit,β kata Ibu Wadia. Tim Departemen Kesehatan yang dipimpin oleh ahli epidemiologi Gaurav Boriwal mendirikan kamp medis di desa tersebut. Dokter dan petugas kesehatan memeriksa sekitar 80 penduduk desa, mendistribusikan obat-obatan, dan melakukan survei dari pintu ke pintu untuk mengidentifikasi pasien potensial lainnya dan memberikan pengobatan tepat waktu. “Dua puluh satu penduduk desa dirawat di rumah sakit sipil di Piploda setelah mereka mengeluh muntah, diare dan sakit perut. Semuanya dipulangkan setelah kondisinya stabil. Sumur yang terkontaminasi dibersihkan,” tambah Ibu Wadia. Dia mengatakan penduduk desa menolak memberikan sampel tinja untuk pengujian laboratorium. Departemen tersebut malah mengumpulkan sampel darah dan mengirimkannya untuk diperiksa. Sarpanch desa Samarth Mal Kharol mengatakan kepada PTI bahwa sumur telah ditutup dan air minum disuplai melalui tanker. Dia mengatakan semua warga desa yang terkena dampak telah pulih. “Pak Kharol menambahkan bahwa penduduk desa lebih memilih air manis dari sumur karena mereka tidak meminum air pipa, yang menurut mereka air tawar. Sumur tersebut baru saja dibersihkan setelah air dipompa keluar menggunakan motor,” tambahnya. Diterbitkan – 18 Juli 2026 15:02 IST
Diterbitkan : 2026-07-18 09:49:00
sumber : www.thehindu.com