Pentagon akan menguji pod drone dalam peti kemas yang diluncurkan dan dipulihkan tanpa pilot
Sebuah perusahaan robotika dan drone yang berbasis di Kansas City telah dipilih oleh Unit Inovasi Pertahanan (DIU) untuk bergabung dalam program prototipe yang bertujuan untuk meningkatkan cara militer AS menggunakan kelompok besar drone otonom. Pengumuman tersebut dibuat pada hari Selasa, menandai langkah signifikan bagi Tesseract Ventures seiring Pentagon berupaya menggunakan lebih banyak sistem tak berawak dalam operasinya di masa depan. Perusahaan akan mengambil bagian dalam proyek Containerized Autonomous Drone Delivery System (CADDS). Upaya ini berfokus pada penggelaran dan pengoperasian sistem udara tak berawak dengan cepat di daerah terpencil atau sulit di mana infrastruktur mungkin terbatas. “Pemilihan ini merupakan tonggak penting bagi Tesseract Ventures dan memvalidasi visi kami dalam menghadirkan sistem otonom dan drone terukur yang memenuhi kebutuhan militer AS yang terus berkembang,” kata John Boucard, CEO dan pendiri Tesseract Ventures. “Kami merasa terhormat dapat mendukung misi DIU untuk dengan cepat mengirimkan teknologi komersial kepada para pejuang.” Prototipe menargetkan operasi drone otonom skala besar Proyek CADDS bertujuan untuk memecahkan tantangan besar bagi militer dengan beralih dari satu operator yang mengendalikan satu drone. Sebaliknya, ia menggunakan sistem yang memungkinkan satu orang mengelola beberapa drone pada saat yang bersamaan. Proyek ini mencari teknologi modular dan arsitektur terbuka yang dapat mendukung misi militer di berbagai lokasi dan memungkinkan peningkatan cepat. Pentagon juga menginginkan sistem yang dapat memindahkan, menyimpan, meluncurkan, memulihkan, memelihara, dan mengelola berbagai jenis pesawat otonom di darat dan di laut, semuanya dengan jumlah orang sesedikit mungkin. Jika teknologi ini berjalan sesuai rencana, teknologi ini dapat membantu militer menjalankan operasi drone dalam jangka waktu yang lebih lama dan membutuhkan lebih sedikit orang selama misinya. Platform NOMAD akan menjalani pengujian operasional Sebagai bagian dari proyek prototipe, Tesseract Ventures akan menunjukkan cara kerja platform otonom modular NOMAD. Sistem ini dibuat untuk memudahkan penempatan, peluncuran, pemulihan, dan pengelolaan beberapa drone dari kontainer yang dapat dipindahkan ke lokasi berbeda. Menurut perusahaan tersebut, platform tersebut menggunakan arsitektur sistem terbuka, perangkat lunak otonom, komando dan kontrol yang kuat, dan manajemen misi yang terukur untuk mendukung kelompok drone yang besar. “Memanfaatkan arsitektur sistem terbuka, perangkat lunak otonomi canggih, komando dan kontrol yang tangguh, dan manajemen misi yang terukur, solusi Tesseract meningkatkan fleksibilitas operasional sekaligus mengurangi beban kerja kognitif operator,” kata perusahaan itu dalam siaran persnya. Desain modular ini juga memudahkan peningkatan, sehingga teknologi baru dapat ditambahkan tanpa mendesain ulang keseluruhan sistem. Mengurangi kebutuhan personel untuk misi masa depan Tesseract mengatakan pendekatan otonomnya dimaksudkan untuk mengurangi jumlah personel yang dibutuhkan untuk mengoperasikan armada drone. Alih-alih memerlukan keterlibatan manusia secara ekstensif dalam setiap penerbangan, sistem ini menggunakan otomatisasi cerdas, yang memungkinkan satu operator mengawasi lebih banyak pesawat selama misi. Perusahaan yakin hal ini dapat membuat segalanya lebih aman bagi personel militer dan membantu menjaga operasi otonom berjalan lancar di lingkungan yang sulit. Pada tahap program berikutnya, Tesseract akan berpartisipasi dalam demonstrasi untuk menunjukkan seberapa baik teknologinya bekerja sebagai bagian dari proyek prototipe DIU. Proyek ini dilaksanakan melalui proses Pembukaan Solusi Komersial (CSO) Unit Inovasi Pertahanan. Perusahaan yang berhasil menyelesaikan demonstrasi prototipe dapat memperoleh kontrak produksi tanpa adanya persaingan lagi, yang dapat mempercepat adopsi teknologi drone otonom oleh militer AS.
Diterbitkan : 2026-07-15 13:43:00
sumber : interestingengineering.com