šŸ”“ Live Sports News
July 17, 2026
Login
Soccer

Pelatihan wajib bagi staf untuk menjadikan rumah sakit ramah pasien | beritakitanih

šŸ‘¤ sheikrinku šŸ“… July 17, 2026 ā± 2 min read šŸ‘ 0
Pemimpin BJLP meminta persetujuan awal untuk jalur baru Patancheru–Adilabad sepanjang 136,5 km
 | beritakitanih

Pelatihan wajib bagi staf untuk menjadikan rumah sakit ramah pasien

Staf di rumah sakit umum di negara bagian akan menjalani pelatihan wajib dalam keterampilan komunikasi dan manajemen sumber daya manusia sehingga rumah sakit menjadi lebih ramah dan bersahabat dengan pasien. Menteri Kesehatan K. Muraleedharan mengatakan bahwa pelatihan akan diberikan kepada semua staf kecuali dokter, mulai dari rumah sakit taluk hingga perguruan tinggi kedokteran. Menteri mengatakan bahwa dia telah menginstruksikan Sekretaris Utama (Kesehatan) untuk menangani masalah ini dan menindaklanjutinya. Dia mengklarifikasi bahwa keputusan untuk mewajibkan pelatihan soft skill bagi pegawai rumah sakit diambil dengan latar belakang banyaknya keluhan dari pasien dan pengunjung mengenai perilaku buruk staf rumah sakit, kesenjangan komunikasi, dan interaksi yang tidak memuaskan dengan masyarakat. Pelatihan ini akan mencakup seluruh pegawai di rumah sakit perguruan tinggi kedokteran pemerintah, rumah sakit daerah, rumah sakit umum, rumah sakit wanita dan anak, dan rumah sakit taluk. perguruan tinggi, empat pejabat akan diidentifikasi dari setiap perguruan tinggi kedokteran pemerintah di setiap distrik dan diberikan pelatihan khusus untuk menjadi pelatih. Hal ini akan dilakukan melalui Pusat Pembelajaran Darurat dan Trauma Apex. Pelatih utama yang menyelesaikan pelatihan ini kemudian akan memberikan pelatihan tingkat institusi di fakultas kedokteran masing-masing. Institut Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga Negara akan bertanggung jawab untuk memberikan pelatihan kepada pejabat terpilih dari rumah sakit distrik, umum, taluk, dan rumah sakit umum lainnya di bawah DHS. Para pelatih utama ini akan menyelenggarakan program pelatihan di tingkat kabupaten dan lembaga. Telah diusulkan agar program pelatihan 10 hari dilaksanakan dalam gelombang 10 sehingga fungsi rumah sakit tidak terpengaruh. Pak Muraleedharan telah mengarahkan agar seluruh karyawan menyelesaikan pelatihan dalam waktu dua bulan. Pelatihan khusus akan diberikan kepada petugas keamanan di rumah sakit, yang merupakan kontak pertama bagi pasien dan pengunjung. Semua personel keamanan, termasuk mereka yang bekerja sementara atau berdasarkan kontrak, harus menjalani pelatihan. Diterbitkan – 17 Juli 2026 23:03 IST


Diterbitkan : 2026-07-17 17:33:00

sumber : www.thehindu.com

Share This Article