πŸ”΄ Live Sports News
July 17, 2026
Login
Soccer

Pemerintah. mencantumkan lima RUU untuk Sidang Musim Hujan, tidak menyebutkan undang-undang pembatasan | beritakitanih

πŸ‘€ sheikrinku πŸ“… July 17, 2026 ⏱ 2 min read πŸ‘ 0
Pemerintah. mencantumkan lima RUU untuk Sidang Musim Hujan, tidak menyebutkan undang-undang pembatasan
 | beritakitanih

Pemerintah. mencantumkan lima RUU untuk Sidang Musim Hujan, tidak menyebutkan undang-undang pembatasan

Agenda legislatif Sidang Monsun mendatang yang beredar di kalangan anggota parlemen tidak mencakup RUU Amandemen Konstitusi ke-130 dan ke-131. File foto hanya untuk tujuan representasi. | Kredit Foto: PTI RUU Pencegahan Penghinaan Terhadap Kehormatan Nasional (Amandemen), tahun 2026, yang bertujuan untuk mengamandemen undang-undang tahun 1971 agar penghinaan atau gangguan yang disengaja pada saat menyanyikan lagu nasional Vande Mataram sebagai pelanggaran yang dapat dihukum, dan RUU Pencatatan Kelahiran dan Kematian (Amandemen), yang mengusulkan ketentuan yang lebih ketat untuk penundaan pendaftaran, termasuk di antara lima RUU baru yang didaftarkan oleh pemerintah untuk Sidang Musim Hujan mendatang Parlemen.Agenda legislatif yang beredar di kalangan anggota parlemen tidak termasuk RUU Amandemen Konstitusi ke-130, yang mengupayakan pemecatan otomatis siapa pun dari jabatan publik, termasuk Perdana Menteri dan Ketua Menteri, yang telah dipenjara selama 30 hari, dan RUU Amandemen Konstitusi ke-131, yang mengusulkan pembatasan kursi Lok Sabha untuk memfasilitasi penerapan reservasi perempuan.RUU sebelumnya sedang dalam tahap pembahasan akhir di hadapan Komite Gabungan Parlemen yang dipimpin oleh BJP Anggota Parlemen Aparajita Sarangi. Yang terakhir ini dikalahkan pada sesi Parlemen sebelumnya oleh Oposisi yang bersatu. Pemerintah belum secara resmi mengkonfirmasi atau membantah laporan bahwa mereka mungkin akan memperkenalkan versi revisi RUU tersebut pada sidang mendatang. Tiga RUU baru lainnya yang dicantumkan pemerintah adalah RUU Pajak Penghasilan (Amandemen), 2026; RUU Perubahan Mahkamah Agung (Jumlah Hakim), 2026; dan RUU Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Amandemen), tahun 2026. Selain itu, pemerintah juga telah mendaftarkan RUU Perubahan Sumbangan Asing (Peraturan), yang diperkenalkan pada Sidang Anggaran Parlemen, dan RUU Viksit Bharat Shiksha Adhisthan, tahun 2025, yang saat ini sedang dipertimbangkan oleh Komite Bersama kedua DPR. Diterbitkan – 16 Juli 2026 21:49 IST


Diterbitkan : 2026-07-17 02:18:00

sumber : www.thehindu.com

Share This Article