🔴 Live Sports News
July 16, 2026
Login
Soccer

Pesawat listrik hibrida Electra menambahkan 250 turbogenerator untuk penerbangan ultra-pendek | beritakitanih

👤 sheikrinku 📅 July 16, 2026 ⏱ 3 min read 👁 0
Pesawat listrik hibrida Electra menambahkan 250 turbogenerator untuk penerbangan ultra-pendek
 | beritakitanih

Pesawat listrik hibrida Electra menambahkan 250 turbogenerator untuk penerbangan ultra-pendek

Electra telah memilih Mesin Helikopter Safran untuk memasok turbogenerator untuk pesawat EL9 Ultra Short miliknya berdasarkan perjanjian produksi yang akan berjalan selama program berlangsung. Kesepakatan ini memberikan pengembang pesawat yang berbasis di Virginia mitra propulsi utama dalam upayanya mencapai sertifikasi Federal Aviation Administration (FAA) dan layanan komersial pada tahun 2030. Perjanjian tersebut mencakup pesanan awal untuk 250 turbogenerator TG600. Electra memperkirakan produksi akan meningkat seiring meningkatnya permintaan untuk EL9, pesawat listrik hibrida yang dirancang untuk beroperasi dari area pendaratan serendah 150 kaki. Kemampuan tersebut dapat memungkinkan penerbangan dari lokasi yang tidak dapat mendukung pesawat komersial konvensional. Sistem hybrid TG600 yang dipilih Safran akan menghasilkan 600 kilowatt tenaga listrik untuk sistem propulsi hybrid-listrik EL9. Para insinyur mendasarkan unit ini pada mesin helikopter Arrano milik perusahaan, yang memberikan peningkatan efisiensi bahan bakar sebesar 18% dibandingkan mesin generasi sebelumnya. Sistem ini juga mengintegrasikan dua generator listrik GENeUS yang dikembangkan oleh Safran Electrical & Power. Awal bulan ini, Safran menyelesaikan uji coba pertama turbogenerator siap terbang di fasilitasnya di Bordes, Prancis. Perusahaan berencana untuk menggunakan perangkat keras tersebut selama kampanye uji penerbangan awal EL9. CEO Electra Marc Allen menyebut perjanjian tersebut sebagai tonggak penting bagi program pesawat. Dia mengatakan keahlian Safran dalam propulsi listrik hibrida dan komitmen jangka panjang akan membantu membawa EL9 ke layanan komersial. CEO Safran Helicopter Engines Cédric Goubet mengatakan kontrak tersebut secara resmi meluncurkan bisnis turbogenerator perusahaan. Dia menambahkan bahwa menggabungkan teknologi mesin Safran dengan keahlian sistem kelistrikannya menciptakan paket propulsi yang disesuaikan untuk sasaran kinerja EL9. Dirancang untuk medan pendek Tidak seperti pesawat regional konvensional, EL9 mengandalkan propulsi listrik hibrida dan teknologi blow-lift untuk mencapai lepas landas dan pendaratan yang sangat singkat. Electra mengatakan pesawat itu hanya membutuhkan landasan pacu sekitar 150 kaki, sehingga membuka akses ke lapangan terbang kecil dan lokasi lain yang lebih dekat dengan pusat populasi. Perusahaan percaya bahwa kemampuan tersebut dapat membentuk kembali transportasi regional dengan mengurangi ketergantungan pada bandara-bandara besar untuk perjalanan jarak pendek. Electra mendeskripsikan konsep ini sebagai “Penerbangan Langsung”, yang memungkinkan wisatawan terbang lebih dekat ke asal dan tujuan mereka dibandingkan harus terhubung melalui hub bandara besar. Pekerjaan sertifikasi FAA sudah berlangsung berdasarkan peraturan Bagian 23. Electra mengharapkan penerbangan pertama pesawat tersebut pada akhir tahun 2027 atau awal tahun 2028 sebelum menargetkan masuk ke layanan pada tahun 2030. Rencana produksi yang berkembang Perjanjian Safran mengikuti tonggak komersial lainnya untuk program EL9. Awal tahun ini, Bristow Group menandatangani perjanjian pembayaran pra-pengiriman yang mengamankan slot pengiriman produksi pertama melalui persyaratan komersial yang mengikat, sesuai dengan sertifikasi pesawat. Electra juga merilis proyeksi pasar yang menunjukkan permintaan antara 12,000 dan 16,000 pesawat selama dekade pertama operasi Direct Aviation di seluruh Amerika Serikat. Jika perkiraan tersebut terwujud, EL9 akan mewakili kategori baru pesawat regional yang menggabungkan tenaga listrik dengan tenaga turbin konvensional. Electra dan Safran bertujuan untuk menghadirkan pesawat yang mampu menghubungkan komunitas yang saat ini kurang memiliki layanan udara komersial praktis sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar dibandingkan dengan pesawat regional tradisional.


Diterbitkan : 2026-07-15 23:53:00

sumber : interestingengineering.com

Share This Article