šŸ”“ Live Sports News
July 14, 2026
Login
Soccer

Seorang pelaut India tewas, enam terluka ketika rudal Iran menyerang kapal tanker minyak di Selat Hormuz | beritakitanih

šŸ‘¤ sheikrinku šŸ“… July 14, 2026 ā± 3 min read šŸ‘ 0
Seorang pelaut India tewas, enam terluka ketika rudal Iran menyerang kapal tanker minyak di Selat Hormuz
 | beritakitanih

Seorang pelaut India tewas, enam terluka ketika rudal Iran menyerang kapal tanker minyak di Selat Hormuz

Gambar representasi kapal tanker minyak di kejauhan, di Selat Hormuz | Kredit Foto: Reuters Satu awak kapal India tewas dan delapan lainnya terluka ketika dua kapal tanker minyak Emirat dihantam rudal jelajah Iran di Selat Hormuz, kata Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab pada Selasa (14 Juli 2026), dalam eskalasi terbaru di jalur perairan strategis tersebut. Kementerian mengatakan kapal tanker tersebut, Mombasa dan Al Bahiyah, menjadi sasaran di ā€Œjalur selatan selat tersebut saat berada di Oman perairan teritorial. Anggota kru yang tewas berada di kapal Mombasa, katanya. Dari delapan orang yang terluka, empat orang terluka parah. Enam dari korban luka adalah warga negara India dan ā€Œdua ⁠warga negara Ukraina, kata kementerian tersebut. Kementerian Pertahanan mengumumkan bahwa kapal tanker nasional Mombasa dan Al Bahiyah menjadi sasaran dua rudal jelajah Iran saat transit di jalur pelayaran selatan Selat Hormuz, di perairan teritorial Oman. Serangan tersebut mengakibatkan kematian seorang warga India… pic.twitter.com/i1HrXY0fKP— وزارة الدفاع |MOD UAE (@modgovae) 13 Juli 2026Serangan tersebut menyebabkan kerusakan material pada ⁠kedua kapal tanker setelah terjadi kebakaran di kapal. Kementerian tersebut menyatakan bahwa kebakaran telah dapat dikendalikan. Kementerian tersebut mengutuk apa yang mereka sebut sebagai ā€œserangan terang-teranganā€ dan mengatakan bahwa UEA mempunyai ā€œhak penuh untuk menanggapi eskalasi iniā€. Kementerian menambahkan bahwa ā€ŒUEA tetap sepenuhnya siap menghadapi ancaman apa pun dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menanggapi dengan tegas segala upaya yang merusak keamanan dan stabilitas negara. Laporan UKMTO Secara terpisah, badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengatakan pada hari Selasa bahwa sebuah ā€Œtanker telah terkena serangan tersebut. proyektil tak dikenal saat melakukan perjalanan 40 mil laut timur laut Qalhat Oman.UKMTO mengatakan nakhoda kapal tanker tersebut melaporkan bahwa proyektil tersebut mengenai ruang mesin sisi kanan dan semua awak selamat.Reuters ⁠tidak dapat segera memverifikasi apakah laporan UKMTO merujuk pada insiden yang sama seperti yang dilaporkan oleh Kementerian Pertahanan UEA. Iran belum mengomentari ā€Œserangan terbaru ini. Insiden terbaru di jalur perairan ini terjadi setelah berminggu-minggu ketegangan meningkat sejak perang pecah pada 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. Pada hari Senin, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa AS akan menerapkan kembali blokade terhadap pelayaran Iran di Teluk dan akan memastikan Selat Hormuz tetap terbuka – dengan biaya tertentu – sambil memperingatkan bahwa pasukan AS akan ā€Œlagi menyerang Iran dengan ā€œsangat kerasā€ dalam beberapa jam mendatang setelah kedua belah pihak saling menyerang. saling bertukar serangan rudal dan drone. Komando militer gabungan Iran mengatakan AS tidak memiliki peran dalam menentukan masa depan jalur air tersebut dan tidak akan diizinkan untuk melakukan intervensi. ⁠Konflik ini telah mengguncang stabilitas Teluk dan menyebar ke seluruh wilayah, dengan Iran menyerang pangkalan AS ⁠di banyak negara. Hal ini juga mempertanyakan perjanjian sementara AS-Iran yang ditandatangani bulan lalu untuk membuka kembali selat tersebut dan menghentikan permusuhan. Sebelum konflik dimulai pada bulan Februari, sekitar seperlima lalu lintas minyak dan gas dunia melewati Hormuz setiap hari, mengirimkan lebih dari 15 juta barel bahan bakar ke pasar global senilai setidaknya $1,2 miliar. Diterbitkan – 14 Juli 2026 05:45 IST


Diterbitkan : 2026-07-14 00:15:00

sumber : www.thehindu.com

Share This Article