๐Ÿ”ด Live Sports News
July 15, 2026
Login
Soccer

Supriya Sule menyebut pertikaian delimitasi sebagai ‘badai dalam cangkir teh’, namun ia membantah usulan pendukungnya | beritakitanih

๐Ÿ‘ค sheikrinku ๐Ÿ“… July 15, 2026 โฑ 2 min read ๐Ÿ‘ 0
Supriya Sule menyebut pertikaian delimitasi sebagai 'badai dalam cangkir teh', namun ia membantah usulan pendukungnya
 | beritakitanih

Supriya Sule menyebut pertikaian delimitasi sebagai ‘badai dalam cangkir teh’, namun ia membantah usulan pendukungnya

NCP (SP) Presiden nasional yang bekerja dan anggota parlemen Supriya Sule. Berkas | Kredit Foto: Pemimpin ANI NCP (SP) Supriya Sule menyebut isu delimitasi sebagai โ€œbadai dalam cangkir tehโ€ dan mengklaim bahwa laporan mengenai dukungan partai terhadap delimitasi tidak berdasar. Saat memberikan pidato pada konferensi pers, Ibu Sule berkata, โ€œKami akan mengambil keputusan setelah kami melihat draf RUU yang baru dan setelah ada kejelasan tentang formula delimitasi,โ€. Seiring dengan kenaikan 50% kursi di semua negara bagian, harus ada kejelasan mengenai prosesnya juga, Sule menambahkan. Pertemuan para pemimpin NCP dan NCP (SP) yang berkuasa di ‘Varsha’, kediaman resmi CM, pada Selasa malam (15 Juli 2026) malam telah memicu spekulasi tentang perubahan persamaan politik di Maharashtra. Pertemuan tersebut terjadi dengan latar belakang klaim pemimpin Kongres P. Chidambaram bahwa BJP merayu NCP (SP) yang dipimpin Sharad Pawar dan DMK untuk mendapatkan dukungan mereka untuk RUU Amandemen Konstitusi ke-131, mengusulkan untuk menaikkan kursi Lok Sabha menjadi 850 dan memulai penetapan batas dalam sesi Monsun Parlemen mulai tanggal 20 Juli. Ketua Menteri sendiri yang memutuskan siapa yang mendapat portofolio mana. Semua laporan tentang departemen keuangan atau pertemuan di Varsha bersifat spekulatif. Hanya Ketua Menteri yang bisa menjawab pertanyaan seperti itu,โ€ tambahnya. (Dengan masukan PTI) Diterbitkan – 15 Juli 2026 14:21 IST


Diterbitkan : 2026-07-15 08:51:00

sumber : www.thehindu.com

Share This Article