🔴 Live Sports News
July 15, 2026
Login
Soccer

Tamasya keluarga Nashik berubah menjadi kekerasan; sembilan ditahan | beritakitanih

👤 sheikrinku 📅 July 15, 2026 ⏱ 2 min read 👁 0
Tamasya keluarga Nashik berubah menjadi kekerasan; sembilan ditahan
 | beritakitanih

Tamasya keluarga Nashik berubah menjadi kekerasan; sembilan ditahan

Polisi menahan 9 tersangka setelah sebuah keluarga dikejar oleh mereka saat mereka berkunjung ke Bendungan Bhavli, di Nashik, pada 14 Juli 2026. | Kredit Foto: ANI Polisi Igatpuri telah menahan sembilan orang sehubungan dengan penyerangan terhadap sebuah keluarga dan penghancuran kendaraan mereka di dekat kawasan air terjun Bendungan Bhavli. Salah satu tersangka memiliki kasus pembunuhan sebelumnya dan polisi sedang mencari satu orang lagi. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (12 Juli 2026) saat sebuah keluarga dari Nashik berkunjung ke lokasi. Dua pria diduga bersiul dan melecehkan seorang wanita dari kelompok tersebut. Keluarganya keberatan, dan terdakwa kemudian menjadi agresif, diikuti oleh 8-10 orang lainnya, termasuk beberapa pemilik warung makan di sekitar lokasi. Kelompok ini menganiaya keluarga tersebut dan menyerang mereka. Sebuah mobil rusak terlihat dua hari setelah seorang turis wanita diduga dianiaya dan anggota keluarganya diserang oleh sekelompok penyerang di Bendungan Bhavali. | Kredit Foto: PTI Keluarga tersebut berusaha untuk pergi dengan mobilnya namun terdakwa menghalangi kendaraan tersebut dan menyerangnya dengan tongkat dan batang besi. Keluarga tersebut berhasil pergi, dan terdakwa mengejar mereka sejauh hampir 20 kilometer. Pengejaran berakhir di jalan beberapa kilometer dari lokasi awal. Keluarga tersebut sampai di kantor polisi Ambad di kota Nashik untuk mengajukan pengaduan. Kasus ini dilimpahkan ke kantor polisi Igatpuri. Polisi telah menerapkan pasal terkait percobaan pembunuhan, perampokan, dan kesopanan yang memalukan. Korban menyatakan bahwa dua orang memanggil namanya dan mulai melecehkannya. Dia memarahi mereka, dan suaminya mengonfrontasi mereka. Keluarga tersebut mencoba untuk pergi, namun kelompok tersebut terus menganiaya mereka. Anak-anak hadir di dalam mobil selama penyerangan dan tetap ketakutan. Inspektur Polisi Pedesaan Nashik Dr. DS Swami memberi pengarahan kepada media tentang penyelidikan tersebut. Dia menyatakan, polisi menggunakan analisis teknis dan rekaman video untuk melacak tersangka. Orang-orang yang ditahan adalah penduduk desa dekat Igatpuri dan saling kenal. Polisi juga memasukkan orang-orang yang membantu terdakwa atau membantu mereka melarikan diri dalam kasus tersebut. Nashik (Pedesaan) SP Dhondopant Swami berpidato di konferensi media di Nashik pada 14 Juli 2026. | Kredit Foto: ANI Dr Swami menambahkan, ada pos polisi di dekat lokasi adu mulut awal. Sebuah kendaraan polisi dari ruang kendali 112 menghubungi pelapor, namun keluarga tersebut sudah melanjutkan perjalanan. Keluarga tersebut kemudian mengajukan pengaduan ke kantor polisi Ambad. Diterbitkan – 15 Juli 2026 09:32 IST


Diterbitkan : 2026-07-15 04:04:00

sumber : www.thehindu.com

Share This Article