Warga menentang pemberitahuan penggusuran, mengepung kantor taluk
Warga mengepung kantor Taluk Timur di Dindigul, Rabu. | Kredit Foto: KARTHIKEYAN G Ratusan warga dari tiga wilayah di Dindigul pada hari Rabu mengepung Kantor Dindigul Taluk Timur menentang pemberitahuan penggusuran yang dikeluarkan kepada mereka. Para pengunjuk rasa mengatakan daerah pemukiman seperti Pudhu Theru, Rajiv Gandhi Nagar dan Sakthipuram terletak di dekat Gereja Lourdes Matha di Mariyanathapuram di Dindigul. Lebih dari 250 keluarga tinggal di wilayah tersebut, kata mereka. Baru-baru ini, Departemen Pendapatan telah mengeluarkan pemberitahuan kepada warga yang menyatakan bahwa mereka telah membangun rumah di atas tanah poramboke pemerintah dan meminta mereka untuk mengosongkan lokasi tersebut. Karena terkejut dengan hal ini, warga berkumpul di Kantor Taluk dan melakukan protes terhadap pemberitahuan penggusuran. Selanjutnya aparat melakukan perbincangan dengan warga dan dalam diskusi tersebut aparat menyampaikan kepada warga bahwa sejak dibangun rumah di atas tanah poramboke pemerintah, maka kawasan tersebut harus dikosongkan. Para pejabat meyakinkan warga bahwa akan dilakukan pengaturan alternatif. Namun warga menyatakan ingin tetap tinggal di tempat yang sekarang. Mereka mengatakan mereka tinggal di daerah yang sama selama lebih dari 50 tahun. Para pejabat mengatakan kepada para pengunjuk rasa bahwa mereka akan berkonsultasi dengan otoritas yang lebih tinggi dan mengambil tindakan yang tepat mengenai masalah ini. Setelah mendapat kepastian dari petugas, warga membubarkan diri. Diterbitkan – 15 Juli 2026 21:58 IST
Diterbitkan : 2026-07-15 16:28:00
sumber : www.thehindu.com