šŸ”“ Live Sports News
July 14, 2026
Login
Soccer

India menyalahkan Pakistan atas protes di PoK, mencari akuntabilitas | beritakitanih

šŸ‘¤ sheikrinku šŸ“… July 14, 2026 ā± 2 min read šŸ‘ 0
India menyalahkan Pakistan atas protes di PoK, mencari akuntabilitas
 | beritakitanih

India menyalahkan Pakistan atas protes di PoK, mencari akuntabilitas

Pendukung Komite Aksi Gabungan Awami (JAAC) berkumpul selama protes selama seminggu di Rawalakot, di Kashmir yang diduduki Pakistan. Berkas | Kredit Foto: AFP Protes di beberapa distrik di Jammu dan Kashmir (PoJK) yang diduduki Pakistan pada Selasa (14 Juli 2026), sehari menjelang seruan long march pada 15 Juli oleh Komite Aksi Gabungan Awami (JAAC), telah menarik perhatian di India di tengah indikasi agitasi yang semakin mendalam di sana. PoJK telah menyaksikan protes sejak bulan lalu karena berbagai masalah. Pada hari Senin (13 Juli 2026), delapan protes besar dilaporkan diadakan dan bentrokan baru di Sudhnoti dan Mathiyal Mera mengakibatkan beberapa korban jiwa, menurut lembaga-lembaga India. Menanggapi pertanyaan pada konferensi pers pada hari Selasa, juru bicara Kementerian Luar Negeri (MEA) Randhir Jaiswal mengatakan: ā€œProtes yang sedang berlangsung di PoJK adalah konsekuensi langsung dari eksploitasi sistemik Pakistan yang telah berlangsung selama beberapa dekade, penolakan terhadap hak-hak dasar dan penindasan administratif di wilayah tersebut. di bawah pendudukan ilegal dan paksaan.ā€ ā€œDaripada menangani keluhan masyarakat setempat, negara Pakistan malah merespons dengan kebrutalan polisi yang berlebihan, termasuk terhadap perempuan dan anak-anak yang tidak berdaya, memblokir pasokan penting, termasuk makanan dan obat-obatan, memberlakukan pemadaman internet dan mengerahkan kekuatan mematikan terhadap warga sipil tak bersenjata yang telah mengakibatkan kematian tragis,ā€ katanya. Seruan Jaiswal.JAAC untuk melakukan long march ke Muzaffarabad pada tanggal 15 Juli menyusul berakhirnya ultimatum kepada pemerintah Pakistan mengenai pembebasan para pemimpin dan aktivis yang ditahan, penerapan 38 poin piagam tuntutan, dan diakhirinya ā€œtindakan keras keamananā€ yang sedang berlangsung. Diterbitkan – 14 Juli 2026 22:04 IST


Diterbitkan : 2026-07-14 19:36:00

sumber : www.thehindu.com

Share This Article